Mahasiswa Gelar Aksi Peringatan

Mahasiswa menggelar aksi untuk memperingati "UBL Berdarah" (FOTO ANTARA LAMPUNG/Agusta Hidayatullah)

Berita Terkait
Bandarlampung (Antara Lampung) - Seratusan mahasiswa yang menamakan diri Gerakan 28 September Mahasiswa Lampung (G28S-ML) menggelar aksi peringatan tragedi UBL berdarah di depan kampus Universitas Bandarlampung (UBL) di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam Bandarlampung, Senin.
    
Aksi yang dilakukan tepat di lokasi kericuhan yang berbuntut tewasnya dua mahasiswa pada 14 tahun lalu itu, memacetkan arus lalu lintas di jalan tersebut sepanjang satu kilometer.
    
Aksi peringatan tersebut merupakan acara puncak dari rangkaian peringatan tragedi UBL berdarah dengan tema "Melawan lupa 14 tahun tragedi UBL berdarah".
    
Dalam aksinya, mahasiswa dari belasan elemen tersebut mengingatkan pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan rumah mereka yaitu mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM dalam tragedi UBL berdarah.
    
Beberapa tuntutan mahasiswa, di antaranya mempercepat pembentukan tim pengadilan Adhoc Komnas HAM, dan pembangunan tugu UBL berdarah oleh Pemprov Lampung.
     
Tragedi yang terjadi pada 28 September 14 tahun silam itu merupakan aksi mahasiswa yang menolak penerapan RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB).
    
Aksi mahasiswa dan berbagai elemen kritis di depan Kampus Universitas Bandarlampung (UBL) pada saat itu berujung bentrokan dengan aparat keamanan sehingga menewaskan dua mahasiswa, yaitu Muhamad Yusuf Rizal (mahasiswa FISIP Unila) yang terkena tembakan, dan Saidatul Fitriah (fotografer Surat Kabar Mahasiswa Teknokra Unila) yang mengalami tindak kekerasan di kepalanya hingga meninggal dunia.
    
Yusuf Rizal saat itu ikut dalam aksi demo yang berakhir bentrokan, sedangkan Saidatul sedang melakukan peliputan jurnalistik untuk koran kampusnya.

Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar